9 Tipe Pekerja yang Tak Disukai
Hati-hati dengan rekan kerja menyebalkan yang membuat Anda tak bisa konsen bekerja.
Selasa, 14 Juli 2009 | 15:52 WIB

KOMPAS.com — Siapa yang mau bekerja dengan rekan kerja yang tak menyenangkan? Tentu tak ada yang mau. Namun, ada beberapa orang yang memang pada dasarnya sudah menyebalkan dan tidak menyenangkan untuk diajak bekerja sama. Jangan sampai Anda menjadi tipe-tipe yang seringkali menyebalkan tersebut. Kenali 9 tipe karyawan menyebalkan, dan hadapi agar tak menghabiskan tenaga Anda memikirkan bagaimana menghadapinya. Berikut adalah tipe-tipe pekerja yang paling tak disukai oleh atasan, yang dirangkum dari buku I Hate People! Kick Loose from the Overbearing and Underhanded Jerks at Work and Get What you Want Out of Your Job karangan Jonathan Littman.

1. Tak pernah setuju
Orang-orang yang selalu menjelek-jelekkan ide Anda bukanlah teman. Semakin besar perusahaan tempat Anda bekerja, makin besar kemungkinan untuk bertemu orang yang tak pernah setuju. Mereka ini adalah orang-orang yang selalu memotong dan tak suka dengan adanya perubahan. Karena itulah mereka selalu mencari titik lemah suatu ide inovatif untuk perusahaan. Cara yang bisa Anda lakukan untuk melawan perangai negatif orang tersebut adalah dengan  menanyakan solusi. Coba tahan emosi, dan tanyakan padanya, “Menurut Anda, bagaimana caranya agar kita bisa membuat rencana ini berhasil?” atau, “Mungkin kita bisa membuatnya lebih praktis, apa Anda ada ide?”

2. Si pembuat onar
Orang-orang semacam ini memiliki kemampuan khusus untuk membuat orang lain susah. Bisa-bisanya ia memberikan semacam tugas atau pekerjaan yang Anda tahu akan memakan waktu lama untuk diselesaikan. Cara menghadapinya? Cobalah untuk minta detail pekerjaan yang harus Anda kerjakan. Ketika ia memberikan kesulitan pada Anda, coba untuk membuatnya ikut sibuk. Salah satu cara untuk mengenali bahwa Anda bekerja dengan orang tipe seperti ini adalah, ketika Anda diwawancara, ia akan berkata, “Para pekerja di sini sangat berdedikasi. Perusahaan ini bekerja 24 jam seminggu.”

3. Si penindas
Kalau di sekolah, tipe ini disebut bully. Jika mereka adalah rekan kerja Anda dan tak bisa dihindari, maka dibutuhkan perlawanan. Ketika si penindas itu mengirimkan e-mail tentang pekerjaan yang mulai terlihat mustahil dan membuat Anda terlihat bodoh, jangan mau ditindas. Sekalian saja kirimkan juga e-mail tersebut ke bos Anda. Namun, jika si penindas adalah atasan Anda dan tak ada tanda-tanda si dia akan berhenti, cobalah untuk mencari pekerjaan baru. Jika tidak, bertahanlah!

4. Senyum palsu
Cara mengetahui apakah si orang yang selalu tersenyum itu tulus atau tidak, perhatikan apakah alis dan kelopaknya bergerak. Jika tidak, maka itu adalah senyuman palsu. Kemungkinan terbesar, mereka memiliki agenda tersembunyi dan ingin memberikan suatu tugas yang sulit untuk Anda. Jangan membalas senyuman orang tipe ini, apalagi ketika wawancara kerja. Balas dengan ekspresi serius, namun penuh pengertian. Jika orang ini adalah rekan kerja Anda, coba tanyakan mengapa mereka tersenyum terus. Biasanya mereka akan mengubah senyumnya.

5. Pembohong
Teknologi makin membuat orang-orang leluasa untuk berbohong apakah sudah mendapat e-mail atau voice mail dari Anda. Ketika hal semacam ini terjadi pada Anda, usahakan untuk membuat forward-an atau bcc ke rekan lain. Usahakan untuk menciptakan jejak untuk apa pun yang Anda lakukan ketika menyangkut pekerjaan dengan orang itu.

6. Pengkhianat
Orang-orang yang cerdas adalah orang-orang berbahaya. Kemarin mereka bisa jadi sahabat erat Anda. Besok, ia bisa saja menceritakan hal yang buruk tentang Anda ke bos. Tempat kerja menjadi semacam hutan rimba. Waspadalah untuk memilih teman yang bisa Anda jadikan sahabat, dan teman untuk bisa sukses dan berhasil di kantor.

7. Pencuri waktu kerja
Awalnya Anda dan dia hanya berteman. Suatu waktu Anda berempati mendengarkan keluh-kesahnya yang berlangsung hingga 1 jam. Lalu besok lagi, besok lagi, dan lagi. Sepertinya waktu kerja Anda mulai berkurang dan tidak seproduktif biasanya. Sarannya? Lari! Usahakan terlihat sangat sibuk. Jika Anda tak memiliki bilik berpintu, pasang semacam tanda “Do Not Disturb”, atau pasang earphone. Si Pencuri Waktu ini umumnya tak memiliki pekerjaan yang terlalu membutuhkan konsentrasi tinggi dalam waktu panjang. Tak jarang, mereka memiliki waktu luang atau justru mencari alasan untuk tak bekerja. Mereka hanya menghabiskan waktu mencari orang untuk ngobrol atau bergunjing.

8. Tahu-Tak-Tahu
Biasanya orang-orang semacam ini hanya tahu sedikit informasi, tetapi tidak mendalam. Mereka cenderung sok tahu, tetapi sumbernya adalah si maha tahu, Google dan teman-temannya. Ketika Anda akan melamar pekerjaan, jangan malas untuk mencari latar belakang tentang perusahaan yang Anda tuju. Jangan mau jadi orang yang Tahu-Tak-Tahu. Perkaya terus pengetahuan lewat sumber-sumber terpercaya.

9. Banyak aturan
Ketika Anda baru saja selesai wawancara kerja, tiba-tiba disodori formulir usai wawancara, dan banyak surat-surat tak penting lainnya? Hati-hati, Anda mungkin sedang menuju sebuah perusahaan yang penuh peraturan, tak jarang, Anda bisa tak bisa bernapas karenanya. Karena di balik perusahaan, tentu ada orang-orang yang menerbitkan dan membuat peraturan ini, kan?


NAD

Sumber : msn

http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
7
0
Nilai 4.57 A A A
Ada 19 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
iskandar suar @ Selasa, 28 Juli 2009 | 16:41 WIB
saya berkrja di salah atu perkerjan yang ingkunganya sodara semua,ternyata mereka tidak peduli sama arang dilain sodara, saya merasa dibuat nga batah dikerjan,temem2 lama sya sudah di kluakan semua,ternyata kalo kita berkrja dilingkungan seperti itu kayanya nga bakal kita maju ,,buat kita sendiri
Kris @ Sabtu, 25 Juli 2009 | 20:35 WIB
Menurut saya lebih baik kita fokus dengan pekerjaan dan memikirkan bagaimana menjadi orang yg ber prestasi dari pada menghabiskan waktu memikirkan orang2x yg menyebalkan.
sunny @ Kamis, 23 Juli 2009 | 09:44 WIB
sy pernah magang di kantor notaris, saya baru tahu semua pegawai adalah sodara notaris. semuanya kompak memfitnah, pekerjaan saya disabotase, akta2 perjanjian yg saya buat scr diam2 isinya dirubah2 dan sengaja dibuat salah, akhirnya sy pun disuruh keluar dari magang. sy cuma bs berdoa agar mereka dpt balasan setimpal dr Tuhan
Sabrina Duncan @ Kamis, 23 Juli 2009 | 00:59 WIB
Oh ada lagi orang di kantor yang perlu di waspadai... mereka yang suka curi ide kita dan " menjual " ide tersebut dengan "kemasan" yang berbeda pada boss kita.... Terus yang satu lagi adalah orang yang suka " stabbing " dari belakang... atau " makan " temen.... they really are bad news... watch out for these kind of people around you...
wirmanto @ Senin, 20 Juli 2009 | 16:44 WIB
kalo saya, saya panggil dia (_nama)_ anak_setan dan kalo saya resign saya berencana mau mukul dia. sumpah tu orangg bkin gondok. memberikan pekerjaan yang tidak jelas, kemudian memarahi dengan alasan yang tidak jelas juga.walaupun dia senior.dan yang bkin kesel umurnya masih stahun dibawah gw.dan D3 lagi, gw S1.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: simplexml_load_file(http://74.6.145.157/xml_2_9_3/?mkt=sg&source=kompas_id_ctxt&config=20463156561&ctxtId=femalewoman&affilData=ip%3D10.50.12.118&ctxtUrl=http%3A%2F%2Fkompas.com&maxCount=3) [function.simplexml-load-file]: failed to open stream: Connection timed out

Filename: banner/right.php

Line Number: 51

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: simplexml_load_file() [function.simplexml-load-file]: I/O warning : failed to load external entity "http://74.6.145.157/xml_2_9_3/?mkt=sg&source=kompas_id_ctxt&config=20463156561&ctxtId=femalewoman&affilData=ip%3D10.50.12.118&ctxtUrl=http%3A%2F%2Fkompas.com&maxCount=3"

Filename: banner/right.php

Line Number: 51

38